Kami

Kami

Rabu, 26 Oktober 2011

Survey

Survey


Survey kami di kelas IX F


Pengedaran lembaran pertanyaan saat survey di kelas VII D


Pengumpulan pendapat dalam survey di kelas VII D



Agung Devi sedang mengawasi jalannya survey di kelas VII D


Suasana di kelas IX F saat kami melakukan survey


Egan sedang menyampaikan instruksi dalam mengisi lembaran pertanyaan survey saat melakukan survey di kelas VII D










Survey Kehidupan Remaja Masa Kini

Berikut adalah contoh dari pendapat siswa yang kami kumpulkan saat survey dilakukan.



















Hasil Survey

Pendapat Remaja Mengenai Situs- Situs Jejaring Sosial

Berikut adalah keterangan dari hasil Survey mengenai dampak-dampak situs jejaring sosial terhadap 80 remaja di sekolah :
No. Kategori Pendapat Remaja Banyaknya Remaja yang Memilih
1 Baik 1 orang
2 Buruk 23 orang
3 Baik dan Buruk 32 orang
4 Biasa saja 24 orang

Kesimpulan dari Hasil Survey :
Berdasarkan hasil survey yang kami lakukan pada hari Jumat, 09 September 2011 dengan 80 remaja, dapat disimpulkan dari beberapa pertanyaan yang tercantum yaitu, sebagian besar panelis menyatakan fifty-fifty. Maksudnya adalah mereka menyatakan bahwa tidak sepenuhnya jejering sosial itu negatif dan juga tidak sepenuhnya jejaring sosial itu positif. Dibuktikan pada jawaban mereka, yang salah satunya berbunyi, “Menurut saya dampak yang diakibatkan oleh situs-situs pertemanan itu positif, karena melalui jejaring sosial kita bisa mempunyai teman yang baru dan banyak dan bisa menghibur.”
Mereka juga menyatakan komentar miring yang berhubungan dengan dampak negatif yang ditimbulkan dari situs-situs jejaring sosial tersebut. Salah satunya, ada yang mengatakan bahwa situs-situs jejaring sosial yang membius para remaja sehingga lupa pelajaran di sekolah.
Dari perbedaan pendapat itu, hasil yang diperoleh adalah tidak sepenuhnya jejaring sosial itu berdampak baik dan tidak sepenuhnya pula jejaring sosial itu berdampak buruk. Itu semua tergantung pada individu masing-masing dari cara mereka memanfaatkan. Tapi, khusus bagi remaja harus bisa membagi waktu antara belajar dan berselancar di dunia maya seperti situs-situs jejaring sosial. Karena pada hakikatnya remaja itu sangat rentan terhadap kecanggihan teknologi yang membuat mereka semakin ketagihan. Layaknya seperti narkoba, saat telah mempunyai akun di jejaring sosial dan terus menekuni hal itu saja, saat ingin lepas dari situs-situs jejaring sosial itu sangatlah susah. Maka, tak heran prestasi pun akan merosot.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar