Kami

Kami

Rabu, 26 Oktober 2011

Remaja Masa Kini & Jejaring Sosial

Remaja dan Jejaring Sosial


Jejaring sosial mempunyai fungsi utama yaitu untuk menjalin pertemanan atau berhubungan dengan orang lain diseluruh dunia melalui akun di jejaring sosial tanpa harus bertatap muka langsung dan menempuh jarak yang jauh. Jelas, kalangan remajalah yang pertama kali ingin tahu dan berlomba-lomba membuat akun di jejaring sosial yang disaat itu sedang mempunyai banyak pengguna.

Fungsi dari jejaring sosial memang sangat bermanfaat di era globalisasi seperti ini, semakin lama fungsi jejaring sosial pun bertambah. Selain kita dapat menambah teman dari lain sekolah, lain kota atau lain negara, dengan situs-situs pertemanan kita bisa memasukkan dan berbagi foto atau apapun dengan pengguna situs-situs jejaring sosial lainnya, dan banyak juga yang memanfaatkan jejaring sosial sebagai lahan bisnis untuk menjual berbagai macam barang dengan transaksi online. Menurut mereka, berbisnis di situs-situs jejaring sosial sangatlah membantu karena lebih mudah untuk mempromosikan barang-barang yang akan mereka jual dan bisa melakukan transaksi kapan saja. Begitu juga para pembeli atau pengguna situs jejaring sosial yang suka berbelanja, melalui situs jejaring sosial pula mereka tidak harus repot pergi ke toko untuk sekadar melihat-lihat barang atau membeli barang, transaksi juga lebih mudah, dan barang-barang yang dibeli pun mempunyai kualitas yang tidak kalah baik dengan yang ada di toko-toko biasa. Memang, dengan mudahnya transaksi yang dilakukan kita tetap harus berhati-hati sewaktu melakukan transaksi. Karena semakin banyak kegunaannya, saat ini sudah banyak pengguna situs- situs jejaring sosial dari kalangan orangtua dan anak-anak, bahkan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar maupun Taman Kanak-kanak.

Itu sudah membuktikan bahwa kehidupan sebagian besar masyarakat pada saat ini sudah sangat lekat pada jejaring sosial dan sudah menjadi bagian dari hidup mereka. Penggunaan jejaring sosial diluar batas dan tidak semestinya, sudah menimbulkan banyak kasus dimana-mana, penculikan anak dibawah umur tingkat SMP dan SMA, banyak juga pengguna situs jejaring sosial yang tidak mencantumkan data diri asli dan berujung pada masalah ke pengguna lain, pertengkaran yang disebabkan masalah kecil akibat kalimat-kalimat atau kata-kata yang menyinggung pada akun jejaring sosial, menjalin hubungan dengan orang lain di jejaring sosial meskipun belum pernah bertemu langsung juga sudah menimbulkan masalah, para remaja juga merasa lebih nyaman menumpahkan isi hatinya di dalam akun mereka daripada bercerita langsung ke orangtuanya.

Dengan adanya masalah-masalah yang timbul dan akibat penggunaan jejaring sosial, para remaja yaitu pelajar dan mahasiswa harus bijaksana menempatkan diri. Mereka harus sadar agar tidak diperbudak oleh kemajuan teknologi yang ada. Bukan berarti para remaja dilarang mengakses jejaring sosial, mereka hanya harus tetap memproiritaskan kewajiban mereka, dengan selalu mengingat waktu, menahan diri, dan tetap menjalin pertemanan dan hubungan secara langsung di dunia nyata. Hubungan dengan orang tua pun juga harus selalu dijaga, karena bagaimanapun di usia remaja ini kita susah menahan diri kita sendiri apalagi di era-globalisasi seperti ini dimana kemajuan teknologi sangat pesat.

Kemajuan teknologi diciptakan untuk membantu atau mempermudah manusia bukan merusak atau menimbulkan masalah. Jadi, manfaatkanlah kemajuan teknologi sebaik mungkin untuk diri kita dan orang lain, dan jangan sampai terpengaruh oleh hal-hal negatif akibat kemajuan teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar