Kami

Kami

Rabu, 26 Oktober 2011

Positif & Negatif

Dampak Positif dan Negatif Jejaring Sosial



Penggunaan situs jejaring sosial menuai banyak kritikan, seiring banyaknya kasus-kasus negatif yang terjadi di dunia nyata yang melibatkan layanan tersebut. Namun, tidak selamanya situs jejaring sosial selalu berefek buruk bagi remaja. Sebenarnya, semua kembali ke masing-masing individu. Jika digunakan secara positif maka hasilnya akan baik, dan sebaliknya. Kembali lagi, keluarga berperan penting untuk mengontrol aktifitas remaja di internet. Berikut adalah dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari penggunaan jejaring sosial oleh remaja ,yaitu :

a. Dampak Positif

1. Remaja dapat belajar dan mengembangkan keterampilan teknis dan sosial yang sangat dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar bagaimana cara beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan.

2. Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs jejaring sosial, remaja menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia, meski sebagian besar diantaranya tidak pernah ditemui secara langsung.

3. Remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena disini mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.

4. Situs jejaring sosial membuat remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya, memberikan perhatian saat ada teman mereka yang berulang tahun, mengomentari foto, video, dan status teman mereka.

b. Dampak Negatif

1. Remaja menjadi malas berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu.

2. Situs jejaring sosial akan membuat remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan di sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini yang dapat mengakibatkan anak remaja menjadi kurang berempati di dunia nyata.

3. Situs jejaring sosial membuat remaja rentan terhadap sensasi .

4. Bagi remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di situs jejaring sosial. Hal ini akan membuat mereka semakin sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keterampilan menulis mereka di sekolah dalam hal ejaan dan tata bahasa.

5. Situs jejaring sosial adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru kenal di internet, menggunakan jati diri yang sesungguhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar